SEJARAH PENJUAL SANDAL GUNUNG


Dari Pemasok, Kini Punya Merek Sendiri

Kelihaian Yayat Hidayat berinovasi membuatnya sukses menghidupkan bisnis sandal gunung yang hampir mati. Kini, dengan membuat sandal outdoor aneka warna dengan merek Sabertooth, ia berhasil meraup sukses di bisnis sandal gunung. Kesuksesan usaha seseorang terkadang tidak datang dari sesuatu yang ia sukai. Tapi, dengan kemauan belajar yang besar, orang bisa saja menjadi berhasil. Yayat Hidayat telah membuktikannya. Meski awalnya tak menggemari dunia kerajinan sandal, kini, ia justru sukses menjadi pengusaha sandal dengan merk Sabertooth. Oke mungkin sebagaian orang masih asing dengan merk Sabertooth. Tapi, jika menyebut nama sandal Dody, barangkali, Anda yang cukup lama tinggal di Bandung bakal mengenalnya. Sebab, merek sandal ini sudah ada pada tahun 1980 dan sempat menjadi produk wajib para pencinta alam. Nah,  Sabertooth merupakan nama baru Sandal Dody sejak tahun 2010. Yayat bukanlah pemilik dan pencipta merek sandal Dody yang kini bernama Sabertooth. Pemilik merek ini adalah Doddy Kasoem pengusaha di Bandung yang juga memiliki bisnis peralatan outdoor dengan merek Jayagiri. Yayat merupakan orang dibalik dua merk itu. ” Saya adalah Pengrajin yang memasok sandal “, Ujar pria 34 tahun ini.

Kisah Yayat membuat sandal berawal selepas ia kuliah di Jurusan Teknik Mesin Universitas Pasundan, Bandung. Kebetulan, Yayat dan Doddy sama- sama aktif di sebuah masjid. Pada tahun 2002, jalinan kerjasama semakin kuat saat Doddy memintanya jadi pemasok sandal .

%d bloggers like this: